Puisi: Batas Redup Terang

Source: https://static.zerochan.net/Blind.Justice.full.1060904.jpg



(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Melangkah masuklah ke kegelapan
bawa pudar cahaya yang bulan serahkan
Apakah kau lihat jalan, ksatria perang?
Akankah kau temukan jalan, Hai Yang Diberkati Tuhan?

Hari ini musim ‘kan berganti, penyihir malam

Matamu tinggal serpih debu, tertelan fajar
Mentari takkan datang, siang ‘kan kelam
Namun petang takkan disambut, takkan tersebar

Jiwamu mati, sekarat direnggut Raga-Raga Tanpa Hati
Hatimu perih, meledak jadi pecah keping serbuk pasir putih

Melangkah masuklah ke kegelapan
bawa obor terang api sinyal perang
Apakah kau mampu keluar, prajurit awan?
Apakah kau menang pertempuran, Sang Putera Yang Hilang?


(Semarang, 2014
Eta Wardana)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s